PC PMII Probolinggo Adakan Pra-Rakercab Bahas Roadmap Kaderisasi

Pra-Rakercab PC PMII Probolinggo

Probolinggo, Anona - Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Probolinggo mengadakan pra-rakercab bersama pengurus mabincab dan alumni PMII Probolinggo yang bertempat di Cafe Pondok Juice, Kraksaan 8 September 2024.

Acara ini dihadiri oleh Pengurus Cabang PMII Probolinggo, Ketua Mabincab Arief Hidayat, Pengurus Mabincab/Demisioner Ketua 1 PKC PMII Jatim Salamul Huda, Pengurus Mabincab/Demisioner Ketua 1 Kopri PKC PMII Jatim Faiqotul Munawwaroh, dan Pengurus Mabincab Siti Romlah.

Ketua Umum PC PMII Probolinggo Abdur Rozak dalam sambutannya mengatakan bahwa adanya acara ini sebagai tindak lanjut dari simposium kaderisasi yang diadakan seminggu lalu. Menurutnya, kegiatan ini juga diharapkan menjadi bagian penting untuk diangkat ke acara Rapat Kerja Cabang.

"Kegiatan pra rakercab ini sebagai bentuk dari usaha bersama bagaimana roadmap kaderisasi PMII ke depan. Pertemuan ini sebagai langkah awal untuk membenahi supaya kaderisasi PMII Probolinggo lebih tertata," jelasnya.

Lebih lanjut, menurut Rozak dalam melihat dinamika organisasi di PMII Probolinggo perlu penyegaran supaya kedepan lebih dinamis.

"Supaya kita tidak hanya berjalan yang sebenarnya tidak punya tujuan," tegasnya.

Disisi lain, Ketua Majelis Pembina Cabang (Mabincab) Arief Hidayat juga ikut serta memberikan masukan kepada PMII Probolinggo kedepan.

"Setidaknya dalam 5 tahun kedepan, kader PMII Probolinggo ini mau dijadikan apa. Kita harus punya blueprint yang jelas supaya tidak hanya masuk politik melulu," paparnya.

Arief juga menambahkan bahwa PMII Probolinggo perlu adanya perubahan untuk memberikan kebermanfaatan kepada masyarakat luas.

"Bagaimana PMII Probolinggo ini mampu membaca isu lokal yang kebermanfaatannya lebih terasa, tidak perlu isu nasional," ujarnya.

Menyikapi persoalan kaderisasi PMII, Salamul Huda sebagai pengurus Mabincab ikut serta memberikan masukan bahwa menjadi kader PMII tidak perlu memikirkan bahwa nantinya akan menjadi apapun.

"PMII adalah organisasi yang sifatnya nilai, kita tidak akan mendapatkan apa-apa selain nantinya menjadi seorang kader yang memiliki nilai-nilai profesionalitas," ucapnya.

Menanggapi kepengurusan KOPRI PMII Probolinggo, Faiqotul Munawwaroh sebagai salah satu pengurus Mabincab, menanggapi bagaimana kepengurusan kopri lebih jelas kedepannya supaya tidak terus menerus terdegradasi.

"Kopri ini harus sejalan dengan kepengurusan cabang. Harus sama-sama support dan berkoordinasi supaya kedepannya lebih maksimal. Jangan menuntut nantinya jadi apapun, supaya proses kalian tidak berakhir dengan kecewa," paparnya.

Sahabati Romla juga menitipkan kaderisasi PMII Probolinggo lebih dinamis dan komunikatif.

"Karena kader di Probolinggo ini basisnya Pesantren dan umum. Oleh sebab itu harus punya corak tersendiri yang tentunya tidak boleh sama dengan corak kaderisasi yang ada di cabang-cabang lain," tandasnya.


Pewarta: Abdur Rahmad