![]() |
| Pelepasan mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata Merdeka Belajar Kampus Merdeka (KKN-MBKM) Membangun Desa di Halaman Universitas Nurul Jadid |
Anona, Probolinggo - Lembaga Penerbitan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M)
Universitas Nurul Jadid melepas mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata Merdeka
Belajar Kampus Merdeka (KKN-MBKM) Membangun Desa. Acara pelepasan ini
dilaksanakan di halaman Universitas Nurul Jadid, Kamis, 15 Agustus 2024.
Turut hadir dalam
acara tersebut Wakil Rektor III, Dr. Hasan Baharun, Dekan Fakultas Agama Islam,
Dr. Ahmad Fawaid, Dekan Fakultas Kesehatan, Dr. Sri Astutik, Dekan Fakultas
Sosial Humaniora, Dr. Chusnul Muali, serta Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dan
57 peserta KKN MBKM Membangun Desa.
Program KKN MBKM
Membangun Desa kali ini mengusung tema "Kontribusi Santri Membangun Desa
Berdikari" dengan penempatan di 8 desa, yaitu Desa Bantaran, Kropak,
Gunung Tugel, Legundi, Besuk, Kedung Rejo, Karanganyar, dan Kramat Agung.
Dalam sambutannya, Kepala
LP3M Dr. Achmad Fawaid, menyampaikan bahwa program KKN MBKM ini merupakan
implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan,
penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Melalui program ini, menurutnyaa,
mahasiswa diharapkan dapat mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari dan
belajar bersama masyarakat selama 40 hari, mulai dari 15 Agustus hingga 27
September 2024.
"Sebagai mahasiswa
yang berasal dari kampus berbasis pesantren, penting untuk menjaga perilaku
baik dan akhlak sebagai santri saat berada di masyarakat. Masyarakat akan
menilai kita bukan hanya sebagai mahasiswa dari Universitas Nurul Jadid, tetapi
juga sebagai perwakilan dari Pondok Pesantren Nurul Jadid," ungkapnya.
Sementara itu, Wakil
Rektor III, Dr. Hasan Baharun, M.Pd., dalam arahannya menekankan pentingnya
sinergi dan keterlibatan dengan masyarakat dalam menjalankan program-program
KKN. Program-program yang dilaksanakan harus berdasarkan analisis kebutuhan
masyarakat agar dapat diterima dan memberikan manfaat yang optimal.
"Masyarakat
akan menilai kita, dan jika kita dapat menunjukkan perilaku serta karakter yang
baik selama pelaksanaan KKN, tidak menutup kemungkinan mereka akan tertarik dan
mendorong putra-putrinya untuk melanjutkan pendidikan di Universitas Nurul
Jadid," tegasnya.
Sebagai bagian dari
kegiatan KKN MBKM Membangun Desa, mahasiswa diharapkan tidak hanya berperan
sebagai pelaksana program, tetapi juga sebagai agen perubahan yang mampu
memberikan solusi konkret bagi permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat
setempat. Program-program yang dirancang akan difokuskan pada pemberdayaan
ekonomi, pendidikan, dan teknologi, sesuai dengan potensi dan kebutuhan desa
masing-masing. Diharapkan, melalui kontribusi nyata ini, mahasiswa dapat
membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa secara berkelanjutan.
