
Campor Lorjuk
Kekayaan ragam kuliner di Madura tidak terbatas pada sate saja
yang memang sudah sangat terkenal. Akan tetapi, terdapat satu jenis kerang
endemik yang memiliki cita rasa gurih dan khas, dengan bentuk yang unik. Kerang
endemik ini disebut sebagai lorjuk.
Lorjuk
merupakan bagian dari keluarga kerang bambu yang memiliki nama ilmiah Ensis macha, Ensis ensis, Ensis
americanus, Solen fonesii, Solen vaginalis, Solen viridis. Kerang
bambu sendiri memiliki banyak jenis dan hidup secara endemik di
perairan-perairan lain seperti pantai barat Benua Eropa dan pantai selatan
Benua Afrika serta di Benua Amerika.
Di Indonesia, Kerang Bambu banyak terdapat di beberapa daerah
antara lain, Jambi, Madura, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Bengkulu serta di
Kepulauan Riau. Meskipun habitat kerang bambu tersebar luas, namun kerang
bambu berjenis lorjuk hanya ada di perairan Madura.
Hal
ini menjadikan lorjuk sebagai komoditas perairan Madura yang menjadi kebanggan
masyarakat Madura sekaligus penyumbang pendapatan daerah melalui berbagai
olahannya sebagai oleh-oleh khas Madura.
Kehidupan Lorjuk
Lorjuk memiliki ukuran yang sangat kecil, yaitu sekitar dua
hingga tiga sentimeter. Kerang bambu tersebut tergolong tidak mudah ditemukan,
karena hanya dapat ditemukan jika naik ke permukaan laut. Lorjuk biasa hidup di
dasar laut dan menyaring partikel makanan dari air. Jika menemukan sumber
makanan melimpah di dekat permukaan laut, maka kerang tersebut akan naik untuk
memperoleh makanan itu. Ada sejumlah faktor yang diperkirakan menyebabkan
lorjuk naik ke permukaan, antara lain menghindari suhu yang terlalu panas di
dasar perairan. Lorjuk cenderung naik ke permukaan selama pasang surut,
karena daerah hidupnya terpapar udara dan cahaya.
Lorjuk naik ke permukaan laut untuk mengakses oksigen dan sumber
makanan yang diperlukan. Lorjuk juga akan naik ke permukaan laut untuk
menghindari suhu yang terlalu panas di dasar perairan akibat adanya aliran kuat
atau perubahan arus. Cara lain mendapatkan lorjuk adalah menggunakan garam atau
batu gambing yang membuat lorjuk naik ke permukaan dengan sendirinya. Fenomena
lorjuk naik ke permukaan lalu selalu menjadi perhatian masyarakat.
Kandungan Gizi Lorjuk
Tak
hanya lezat, lorjuk juga memiliki kandungan gizi yang tinggi. Dilansir dari
laman Indonesia.go.id, lorjuk mengandung kalori yang sangat rendah dan tinggi
protein, mineral, zat besi, dan juga omega 3. Mengonsumsi lorjuk secara teratur
disebutkan dapat mencegah penyakit jantung, mengendalikan tekanan darah,
mengontrol kolesterol dan lain-lain.
Selain itu, kandungan gizi yang tinggi ini menjadikan lorjuk
sebagai komoditas makanan kelas atas, mewah, bahkan premium. Tak hanya
kandungan-kandungan yang telah disebutkan sebelumnya, lorjuk juga memiliki
komponen gizi yang sangat penting yaitu asam lemak. Beberapa asam lemak yang
terkandung dalam lorjuk sangat penting, misalnya asam lemak li-noleat dan
linolenat.
Asam lemak tak jenuh digunakan untuk mempertahankan bagian
struktur membran sel dan memainkan peran penting dalam perkembangan otak. Oleh
sebab itu, lorjuk menjadi sangat digemari karena tidak hanya gurih dan lezat
tetapi juga memiliki nilai gizi yang tinggi.
Pengolahan Lorjuk
Sebelum dimasak, lorjuk dicuci bersirih dan merebusnya tanpa
menggunakan air. Pada saat direbus, lorjuk akan mengeluarkan cairan seperti
kaldu yang memiliki cita rasa khas. Lorjuk yang telah diolah pada tahap awal,
kemudian dijemur di bawah sinar matahari. Setelah kering, lorjuk akan
melepaskan cangkang dengan sendirinya sehingga memudahkan pengupasan. Lorjuk
yang sudah dikupas dijemur kembali selama dua hari. Pengeringan tersebut akan
memberikan daya awet alami untuk daging lorjuk.
Ada beberapa jenis olahan yang berbahan lorjuk, seperti
rengginang lorjuk, lorjuk goreng, tumis lorjuk, kacang lorjuk, bothok lorjuk
hingga petis lorjuk yang memiliki citarasa khas dan berbeda dengan petis udang
atau petis ikan. Selain itu, jika kalian pernah ke Madura mungkin juga akan
menemukan campor lorjuk yang memiliki cita rasa yang khas. Makanan ini mirip
dengan soto, namun bukan berisi irisan daging sapi, kambing atau ayam,
melainkan berisi lorjuk.
Lazimnya lorjuk disajikan bersama lontong dan disiram kuah campur
bercita rasa mirip soto namun lebih manis dan segar. Tentunya ini merupakan
hidangan yang pantang dilewatkan ketika anda berkesempatan untuk berkunjung ke
Madura.