KH. MOH. RAMDLAN SIRAJ, SE, MM, Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Islam Karangcampaka, Bluto, Sumenep turut serta hadir di acara Haul Masyayikh dan Harlah Pondok Pesantren Nurul Jadid, 11 Februari 2024.
Kiai Ramdlan merupakan santri sepuh yang nutut terhadap Kiai Zaini Mun'im selaku Pendiri dan Pengasuh Pertama Pondok Pesantren Nurul Jadid. Beliau mengatakan bahwa Kiai Zaini adalah sosok yang sangat sederhana.
"Kiai Zaini adalah sosok yang sangat alim, sederhana, tawadhu' dan suka melakukan sendiri atas beberapa keperluan beliau," jelasnya.
Menurutnya, Kiai Zaini juga menjadi sosok yang selalu tawadhu meskipun beliau adalah seorang yang alim.
"Salah satu ketawadhuan Kiai Zaini adalah tidak pernah merasa menjadi kiai. Beliau sering mengulang-ulang dawuh "Bule niko ka ghu' enja tak niat dhaddhi kyae" (Saya itu kesini tidak berniat jadi kiai)," tegasnya.
Kealiman Kiai Zaini, menurut Kiai Ramdlan, terlihat ketika mengajarkan kitab kepada para santrinya.
"Kiai Zaini adalah ahli tafsir. Saat mulang Tafsir Jalalain, beliau terlihat hafal pada kitab tafsir tersebut," paparnya. "Kiai Zaini juga mulang Tafsir menggunakan Imla' (Al-Quran beliau tafsirkan sendiri dengan ditulis). Model tafsir beliau seperti Tafsir Al-Maraghi," tambahnya.
Menurut Kiai Ramdlan, Kiai Zaini sebagai pengasuh memiliki perhatian besar terhadap santrinya. Disisi lain, beliau juga selalu menempatkan seseorang sesuai dengan tempatnya (أنزل الناس منازلهم)
