KH. MOH. ZUHRI ZAINI, Pengasuh IV Pondok Pesantren Nurul Jadid dalam sambutannya di Haul Masyayikh dan Harlah ke 75 PP Nurul Jadid, ada beberapa hal penting yang disampaikan. Hal itu menjadi pelajaran tersendiri untuk dijadikan pijakan dan mengenal pesantren lebih jauh.
1. Syukur kita selain diwujudkan dalam bentuk doa dan kiriman pahala kepada para pendahulu, juga juga diharapkan melalui peringatan haul yang di dalamnya dibacakan _manaqib_ (biografi para masyayikh), sehingga kita bisa meneladani jejak mulia beliau dan melanjutkan perjuangan beliau di pesantren dan masyarakat.
2. Haul dan Harlah adalah acara rutin tahunan, semoga rutinitas ini bukan hanya sekedar ceremonial, tapi betul-betul akan bisa bermakna dan membawa hikmah bagi kita semua.
3. Pesantren selain sebagai lembaga _tafaqquh fid-diin_ (membekali para santri dengan agama), juga merupakan lembaga dakwah, dengan harapan para santri bisa terus berdakwah (dalam arti seluas-luasnya), yaitu mengajak pada kebaikan dan kebenaran serta kemaslahatan bersama.
4. Berkembangnya Nurul Jadid dan pencapaiannya selain atas ma'unah Allah Swt, juga berkat dukungan dan kerjasama yang baik antara berbagai pihak.
5. Kiai Zaini menempati tanah Tanjung atas arahan dari KH. Syamsul Arifin Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo dan dukungan dari kiai-kiai lain, seperti KH. Hasan Genggong
Wallahu Alam
